Untuk Seseorang : Cahaya
Di tengah hamparan semesta yang dipenuhi bilyaran titik cahaya, pandanganku telah terkunci secara mutlak pada satu poros utama. Dari sekian banyak gemintang yang menghiasi kanvas malam, hanya ada satu titik yang bagiku paling esensial, sebuah titik fokus yang tak akan pernah tergantikan oleh megahnya galaksi mana pun. Meski roda waktu terus berputar dan musim-musim berganti rupa, keteguhan hatiku terhadap satu cahaya ini tidak akan pernah goyah, karena bagiku, hakikat dari kasih sejati adalah tentang kehadiran yang menetap dan kesetiaan yang tak lekang oleh pergeseran rasi bintang.
Kesadaran ini lahir setelah aku melewati lorong-lorong sepi yang panjang, menyadari bahwa ada sebuah doa abadi yang terpancar melalui cahaya yang melintasi jutaan tahun perjalanan waktu. Baik saat langit menampilkan kejernihannya maupun saat awan mendung menumpahkan kesedihan melalui rintik hujan, aku merasakan adanya perlindungan tak kasatmata yang menjagaku dari kejauhan. Dalam keheningan kamar yang gelap setelah lampu kupadamkan, aku justru merasa lebih dekat denganmu, membiarkan jiwa ini didekap erat oleh pendaran memori yang kamu pancarkan melampaui batas ruang.
Setiap luka dan kegagalan di masa lalu seolah menjadi jembatan yang selalu mengarahkanku kembali untuk menatap cakrawala, di mana bayangmu senantiasa hadir sebagai penenang. Aku tidak lagi membutuhkan rangkaian kata-kata manis atau penghiburan yang sementara, sebab kedamaian yang sesungguhnya telah kutemukan pada ketetapan langit malam yang tidak pernah berubah. Kasih yang kurasakan bukanlah api yang berkobar dengan liar lalu padam, melainkan sebuah kehangatan lembut yang konsisten, serupa sentuhan angin yang membawa semangat mentari ke dalam gelapnya malam.
Selama hembusan nafas masih menjadi milikku, aku berharap cahaya ini terus berpendar tanpa penghalang, menjadi kompas bagi hati yang mungkin sedang kehilangan arah di malam-malam tanpa bintang. Perasaan ini kini telah menjelma menjadi sebuah cermin yang memantulkan kembali segala kebaikan dan kasih sayang yang pernah kamu berikan. Biarlah cahaya ini menjadi saksi bisu atas sebuah komitmen abadi, di mana perlindunganmu tetap terasa nyata meski raga tak bersua, menyelimuti setiap jengkal kesunyianku dengan kehangatan yang abadi.