Akhir November
Di dalam dinding yang ku sandari waktu itu, tersimpan banyak memori sunyi yang bisu ketika ku tanya, tak sepatah katapun terucap untuk sekedar mengingatkan betapa beruntung nya aku. Di dalam situ juga tersimpan potret ekspresiku ketika aku merasakan cinta pertama ku, namun itu hanya sebuah potret tak berwujud. Udara memuai hari ini, sehabis hujan turun menghantar petrikor. Seraya kenangan yang timbul tentang betapa lugu nya kita dahulu, mencintai satu sama lain tanpa harus ada yang di keluhkan. Sesederhana tatapan itu yang mebuat kita berdua bersatu. Dari aku yang ambigu, kepada mu yang sangat lucu. Berjuta kata tersirat dari mulut mereka, dari yang terjauh sampai yang terdekat, kita adalah orang bodoh yang terjebak dalam cinta. Jika harus di tafsir, memang begitu rumit karena sejati nya tidak ada seorangpun yang bisa menelaah apa arti cinta. Yang jelas, cinta membuat kita menyelam terlalu dalam dan cinta membuat kita kuat untuk berjalan di atas api. Terdengar seperti bunuh diri, menur...