Memahami Dirimu

Aku beranjak tua

Tidak lagi bebas tanpa beban
Tidak lagi berjalan tanpa hambatan
Tidak lagi berkelana tanpa tujuan

Yang muda dirimu

Dari bakat yang kamu asah
Dari keringat yang kamu bina
Dari darah yang tecurah

Begitu juga beban yang kamu tanggung
Kebanggaan yang harus kamu jalani
Rutinitas yang terasa sangat membebani

Aku melihat dewasa didalam dirimu yang muda
Aku melihat pribadi yang matang pada dirimu yang belia
Aku mengagumi mu disaat aku jauh lebih tua

Dan seketika
Aku terjatuh

Aku terjatuh karena pandangan mu
Begitu dalam dan tidak berujung
Aku menikmati jatuh ini
Aku jatuh cinta

Sampai dahulu aku ingin binasa
Sudah tidak ada lagi yang bisa ku rasa
Tetapi kupu-kupu itu hinggap dipundak ku
Tersenyum begitu manis sampai aku terpaku

Lalu
Aku jatuh lebih dalam
Laut mana yang ku selam
Yang gelap mulai temaram

Sampai malam ku menjadi pagi
Pagi yang hangat ketika dirimu bersuara
Sampai pagi ku menjadi malam
Malam yang sejuk ketika dirimu bercerita

Kini entah bagaimana
Aku bisa sebegitu ikhlas
Kini rasa ku adalah abdi
Mungkin rindu ku akan abadi

Aku ikhlas hanyut terbawa dirimu
Aku ikhlas dibasahi kasih mu
Aku begitu rela memuja mu
Aku begitu rela didekap mu

Semestapun melantunkan melodi terindah
Tentang hati yang kasmaran

Senyum mu, tawa mu, bahagia mu
Melebur; menjadi simfoni di taman bunga

Sabagaimana dirimu memahami diriku
Akan ku bentang semua rasa ku
Sampai kedua Tuhan kita tersenyum
Sampai semesta dihujani asmara

Aku akan mencintai mu dalam diam
Begitu juga saat ramai berisik orang berceloteh
Aku akan mencintai mu dalam banyak suara
Begitu juga saat kamu memilih untuk hening
Aku akan mencintai mu dalam terang yang tak padam
Begitu juga saat redup semangat mu yang letih
Aku akan mencintai mu dengan bahagia
Begitu juga saat kamu terbakar amarah
Aku akan mencintai mu dalam berjuta warna
Begitu juga saat hari mu begitu kusam
Aku akan mencintai mu dengan tawa
Begitu juga saat kamu berlinang air mata
Aku akan mencintai semua rahasia mu
Begitu juga dengan masa lalu mu
Aku akan mencintai mu dengan percaya diri
Begitu juga saat kamu menghina dirimu sendiri
Aku akan mencintai mu dengan keterbatasan
Begitu juga saat aku merasa dirimu begitu sempurna

Tiada lelah yang ku rasa
Jika untuk memeluk mu
Tiada jarak yang begitu jauh
Jika sepadan untuk memandang mu

Izinkan ku teguk semua rasa ini
Sampai aku mabuk akan rindu sentuhan mu
Sampai kamu menjadi tua
Sampa aku menjadi debu