Hilang Ide Ku
Hilang ide ku, buyar imajinasi ku, entah mengapa akhir akhir ini perasaan ku suka menjadi tak karuan setiap malam, selalu berubah setiap menit menyusul ke jam, hingga pergantian hari.
Teman ku minta aku menulis tentang cinta, logika, dan sosial, tapi tetap saja selalu ada tembok yang menutupi, sering ku coba dobrak namun aku yanh terjatuh.
Dua sampai empat baris masih lanjut, satu sampai dua paragraf masih terus, namun setelah nya berhenti dan melamun seperti orang yang baru bangun tidur, lalu menghapus nya dan tak jadi menulis.
Namun begitu banyak hal yang membelenggu di fikiran, mulai dari cinta, keadaan sosial, dan masalah masalah yang mengganggu kepercayaan, sampai nanti muncul lagi hal baru yang mengantri untuk di curahkan, tapi tetap saja aku bingung bagaimana cara untuk mengekspresikan nya.
Waktu itu aku mencoba menulis tanpa berfikir, ku biarkan amarah ku mengalir bersama jariku, dan emosi ku yang bekerja untuk merangkai kata, semua terjadi begitu saja, tentang masalah agama yang sedang meledak.
Semua orang bingung mencerna nya, semua orang terdiam, dan seketika pada saat itu semua orang berhenti membahas masalah tersebut, mungkin tulisan ku terlalu kasar dan jujur.
Memang ada beberapa yang tak bisa di cerna oleh orang orang yang senang melihat tulisan tulisan yang indah, mungkin sudah terbiasa, jadi terkejut sontak membaca tulisan tulisan yang berbau anarki atau pemberontakan.
Aku berusaha menjadi diriku sendiri, aku tak akan menutupi sifat ku yang keras walau kadang lembut ketika hati ku tersentuh, namun kali ini aku sadar bahwa aku harus berhati hati dalam memilih dan merangkai kata, karna kemungkinan besar akan ada orang yang tersinggung.
Baik atau buruk respon yang ku dapat, aku tetap senang, karna ku tahu ada orang yang membaca tulisan ku sampai habis, dan itu sebuah kepuasan besar, yaaa kepuasan besar adalah mendapat perhatian.
Yaudahlah ya.
Terimakasih.