Abstrak

Dengan aku, siapa yang berbicara dan siapa yang mendengarkan, aku menciptakan harmonisasi dalam diriku sendiri, hingga ku dapat simbiosis yang menguntungkan kedua belah pihak, dari jiwa dan raga ku, ketika di tanya langsung menjawab, dari sekian juta monolog tanpa ekspresi yang telah di lantunkan, rasa nya kuping ini tak panas untuk mendengar nya.

Aku bisa melihat diriku teriak tanpa bersuara di balik mata ku, saat semua menjadi gelap dan saat harapan mulai tertutup oleh awan yang bergandengan dengan gemuruh petir, entah bagaimana rasa nya tetapi yang jelas aku hanya ingin sendiri secara tidak langsung.

Bila semua beban terasa begitu berat, aku hanya butuh orang di samping ku yang duduk terdiam tanpa bicara apa apa, namun aku bercerita pada nya dalam hati seperti telepati, namun dia tak mampu menangkap nya, karna tugas nya hanya duduk dan diam, seperti itulah yang di namakan sendiri secara tidak langsung.

Ambisi akan ketenaran yang membabi buta, mencari jalan baru yang jarang di lalui oleh mayoritas yang monoton, menciptakan opini opini liar yang terekspektasikan menjadi realita yang nyata, kerap kali menciptakan percikan api yang berusaha membakar kain yang sudah basah karena bensin.

Sela jemari ku yang kosong, tak lagi ku simpulkan untuk memohon ataupun meminta, semua pertanyaan sudah terjawab oleh hal yang tidak bernafas dan tidak berwujud, semua hal telah di gali oleh logika dan pemikiran yang dapat mengoyak hati seorang pemimpin.

Tahun lalu pribadi ini terasa diaspora, lalu perlahan menggambar konklusi yang bertujuan untuk membuka jalan menuju hal hal yang abstrak namun menarik, dan satu sampai dua rencana akhir tahun yang sudah terimplementasikan, menjadi sebuah tolak ukur perubahan yang waktu demi waktu menutup luka yang mendalam, sehingga timbul perspektif baik dari jiwa ku akan raga ku yang mulai sembuh.

Muncul secara perlahan paham yang komperhensif, sehingga menciptakan motivasi yang berkelanjutan secara kondusif, dan kembali untuk berusaha merealisasikan harapan harapan yang hilang di makan waktu, dan memunculkan memoar pribadi baik yang bertujuan untuk menjadi pijakan atau berusaha untuk menjadi refleksi dari cerminan tersebut.

Coba untuk bernafas sedikit lebih tenang dan tertata, sehingga api yang berkobar tidak terasa begitu panas, dan coba untuk mengatur suasana hati, sehingga arus air tak mengalir sangat deras.

Canggung mungkin hal yang biasa dan akan hilang dengan secangkir kopi tanpa ampas, memang gila semua yang mengawali hari, mulai dari burung yang terbang mundur, sampai ikan yang tertawa.

Untuk semua doktrin di tahun lalu, ku biarkan mereka terbang bebas walau sebagian ada yang teggelam ke dalam palung, hal hal yang membatasi imajinasi yang liar kini telah beranjak pergi, mereka berpaling dan berjalan sambil menunduk malu, wajah nya di warnai oleh kekalahan dan potensi nya telah terpatahkan, lalu kemampuan nya yang di patahkan begitu saja oleh matahari yang tersenyum kepada kutub utara menjadi abu yang harus di simpan.

Selamat datang, dan selamat menikmati perjalanan entah halus atau berlubang, entah menanjak atau menurun, entah di hias pemandangan atau hal kosong semata, yang jelas, jalani dengan tekad yang teguh dan komitmen yang tinggi.